Santan Kremko (1985)

Santan Kepaka Kremko - Femina, 14 Mei 1985
Tidak banyak yang dibahas dari merk ini. Femina, 14 Mei 1985

Kremko adalah merk santan instan lokal yang diproduksi oleh United Coconuts Tina Indonesia (Unicotin) dan didistribusikan oleh POLEKO (satu pabrik dengan Unicotin) dan Tjipta Niaga (sekarang Perusahaan Perdagangan Indonesia). Dikemas dalam bentuk kalengan dan sachet, santan instan ini mungkin menjadi pionir dari santan kemasan sebelum merek Kara yang lebih populer di pasaran sejak awal 2000an.

Capri-Sonne (1987)

Capri-Sonne - Gadis, 30 Juli 1987
Luapan kesegaran itu akhirnya sirna sudah. Gadis, 30 Juli 1987

Capri-Sonne alias Capri-Sun adalah merek minuman jus buah-buahan asal Jerman yang di Indonesia, saat ini tidak diproduksi. Merk ini di negara aslinya, Jerman, diproduksi Rudolf Wild sejak 1969. Merk Capri-Sonne saat pertama muncul pada 1985, di kala itu diproduksi oleh PT Aorta di Semarang, dan sempat diekspor.

Sayangnya, merk ini eksistensinya di Indonesia kurang konsisten. Penulis punya pengalaman meminum ini sekitar tahun 2005, saat masih SD, dan itu bertahan singkat. 13 tahun kemudian, Tiga Pilar Sejahtera menjual lagi merk Capri Sonne, dan juga tidak bertahan lama. Bahkan penulis saja tidak tahu ada merek itu di pasaran.

Sumber:

Tang (1977)

Tang - Kartini, 26 Desember 1977
Mungkin pionir dari minuman jeruk instan di Indonesia. Belum terverifikasi. Kartini, 26 Desember 1977

Minuman jeruk siap seduh merk Tang sudah ada di dunia sejak 1950an, di Indonesia sendiri merk ini sangat tidak terkenal dan hanya numpang lewat di tahun 1970an dan 1980an, walau mendahului keberadaan merk jus NutriSari buatan lokal (Nutrifood) yang lebih berhasil dan menarik banyak minat di Indonesia. Diiklankan sebagai minuman segala musim, merk Tang kemungkinan adalah impor, tidak diproduksi murni di negeri ini.

Berkat pemakaiannya oleh Badan Antariksa Amerika Serikat alias NASA, merk Tang milik General Foods meledak di pasar asalnya, Amerika Serikat, dan telah mendunia. Sekarang merk Tang ada di tangan Mondelez, yang mempersembahkan Oreo dan Kejucake kesayangan anda.

Sumber dari Wikipedia. Apa yang penulis bisa dapatkan? Tang = Xing Fu Tang. Betapa begonya internet negara ini. As oaf as Lion-O, as lazy as Louie.

Ovaltine Choco (1988)

Ovaltine - Kartini, 25 Juli 1988
Merk dunia yang sering keluar masuk Indonesia. Kartini, 25 Juli 1988

Ovaltine adalah merek minuman asal Swiss yang sering muncul dan hilang dari pasaran Indonesia. Ini adalah iklan Ovaltine rasa cokelat, yang sebenarnya menjadi hal biasa, karena biasanya Ovaltine dijual mengandung malt, telor, susu dan cokelat. Beberapa varian ternyata tidak mengandung cokelat, dan itu tidak dijual di Indonesia. Susu Ovaltine diedarkan oleh Diamond Cold Storage, yang memang kalah populer di akar rumput bila dibanding, misalkan, Susu Ultra, Indomilk atau Susu Bendera.

Biskuit Selamat (1988)

Biskuit Selamat - Kartini, 25 Juli 1988
Masih Selamat di Tangan Ceres. Kartini, 25 Juli 1988

Inilah merk biskuit cokelat yang sampai saat ini masih bertahan di tengah perang biskuit yang ketat. Kini diproduksi oleh Ceres Food Industries di Bandung, Jawa Barat, biskuit cokelat ini disebut sudah ada sejak 1970an menurut laman resmi Grup Delfi yang memegang hak merek produk-produk Ceres. Perbedaan Selamat masa lalu dengan masa sekarang, adalah sekarang tidak memakai embel-embel Van Houten dan tidak menyediakan rasa moka dan jeruk.

Sumber: http://web.archive.org/web/20200221045213/https://www.delfilimited.com/business_brands.html

Nescafe (1988)

Nescafe - Majalah Eksekutif, Oktober 1988
Nescafe ada di mana-mana. Majalah Eksekutif, Oktober 1988

Masih mengenai kopi Nescafe. Dan sepertinya ini lebih menonjolkan manfaat ngopi dari “testimoni” orang sukses Indonesia, dan bahwa kopi Nescafe selalu mengglobal.

Yang muncul di iklan ini adalah Jusuf Randy alias Mang Ucup, pemilik Lembaga Penelitian Komputer Indonesia-Amerika (pionir pendidikan komputer di Indonesia) dan programmer kawakan pertama asal Indonesia, namun sama seperti Anggun, akhirnya memilih menjadi desertir untuk Belanda.

Sumber tambahan: http://www.biskom.web.id/2009/09/19/para-perintis-ti-indonesia-bagian-1.bwi

Klim (1988)

Susu Klim - Kartini, 25 Juli 1988
ASI tetap dianjurkan! Kartini, 25 Juli 1988

Iklan susu ini memang cukup “bertahan lama”, walau merk Klim yang sekarang dimiliki oleh Nestle sejak akhir 1990an. Iklan ini bisa dibilang berani saat itu, di masa pabrikan susu gencar mengiklankan susu formula untuk bayi. Dokter yang muncul di iklan Klim menyarankan bayi untuk tetap diberikan ASI, setidaknya sampai 2 tahun. Penulis tidak mengetahui siapa produsen susu Klim saat itu.

Sayangnya, harga susu KLIM di pasar Indonesia modern sangat mahal dan jarang ditemukan; kemasan kaleng sendiri juga sudah tidak diminati. Klim awalnya merupakan merek dagang Borden Foods dari Amerika Serikat.

Susu Bendera (1985)

Susu Bendera - Femina, 15 Mei 1985
Tidak heran, Susu Bendera paling banyak diminum di Indonesia di masanya. Femina, 14 Mei 1985

Ini iklan kedua Susu Bendera yang penulis tulis, tiga tahun setelah iklan bernuansa Eropa-nya muncul di majalah yang sama. Sekarang di iklan ini, nuansa keluarganya lebih ditonjolkan dan dalam teksnya, menonjolkan betapa bergunanya susu kental manis tidak hanya saat diseduh menjadi susu, tapi menjadi topping roti bakar atau es krim. Ini baru kisah nyata.